yap setelah lama vakum akhirnya Admin berniat lagi untuk sekedar corat coret bercerita tentang perjalanan perjalanan Admin. Sebelumnya Admin mau sedikit curhat, kemarin ada yang tanya kepada Admin, katanya "kenapa suka banget sih naek gunung ? udah capek, ngabisin duit & ngabisin waktu lagi" mungkin pertanyaan pertanyaan tersebut sudah gak asing lagi di telinga temen temen yang hobinya sama kayak Admin. Memang admin juga ngakuin naik gunung itu capek, nguras duit & nguras waktu, tapi biasanya yang tanya begitu mereka belum ngerasain asyiknya naik gunung sih. Oke Admin jawab, naik gunung itu bukan sekedar dapetin puncak & ber selfie ria, dengan naik gunung kita bisa dapet pengalaman baru, temen baru & masih banyak lagi lah, ntar Admin kasih entri sendiri di artikel selanjutnya tentang alasan naik gunung.

Oke, sekarang Admin mau sedikit bercerita tentang perjalanan admin sama temen temen beberapa waktu lalu naik Gunung Merbabu. Sebenernya sebelumnya udah pernah naik gunung ini, tapi kalo bagi admin gunung yang satu ini emang bikin kecanduan. Meski udah pernah tapi selalu bikin pingin naik kesana lagi.
Awalnya ada salah satu temen yang ngajakin naik gunung, dibilang dia masih baru kedua kali ini naik gunung. Dia ngajak naik gunung tapi yang gampang, terus Admin mikir mikir gunung mana yang trek nya ga terlalu terjal & pemandangannya ciamik. Langsung terpikir Gunung Merbabu ini. Setelah hari & tanggal fix kami mempersiapkan peralatan. Waktu itu Admin juga ngajak pasukan kontrakan, kebetulan di kontrakan temen temen admin juga punya hobi naik gunung. Admin juga nyari temen cewe buat nemenin temen admin yang ngajakin tadi. Akhirnya kami naik 10 orang yang 2 cewek. Kami membawa 3 tenda dan 1 flysheet buat jaga jaga kalo diatas nanti ujan karena waktu itu cuaca juga lagi musim musim nya ujan.
Pagi nya kami sendiri mempersiapkan apa yang harus dibawa. Kalo ga salah waktu itu kita pake 5 carrier & 4 daypak. Di rencana awal kami mau naik merbabu biasanya yaitu lewat Selo. Tapi menurut informasi, sekarang di selo terdapat satu jalur baru yaitu jalur Gancik. Gancik sendiri merupakan tempat wisata di lereng gunung Merbabu. Setelah tanya tanya informasi tentang jalur jalur tersebut, akhirnya kami memutuskan lewat gancik. Di jalur ini nantinya akan bertemu dengan Pos 3 jalur selo yang lama.
Sekitar pukul 10 malam kami sampai di salah satu camp Merbabu Via Gancik. Disini sudah mulai tersa hawa dinginnya gunung sob. Admin yang sudah lama ga naik gunung waktu itu kaget karena udah lama ga ngerasain hawa gunung. Di tempat kami camp juga menyediakan beberapa makanan. langsung saja kami memesan beberapa makanan dan minuman hangat & duduk di dekat perapian menghangatkan diri sambil sedikit bertanya tanya kepada penjual warung. Kata Ibu penjual warung, jalur Gancik ini masih beberapa bulan dibuka, tapi pengunjung sudah banyak yang tertarik mendaki lewat jalur sini. Setelah puas bertanya dan makanan & minuman kami sudah habis, kami langsung tidur untuk menjaga kondisi fisik supaya besok paginya segar lagi.
 |
| Maen kartu di Basecamp |
 |
| Sarapan |
Seperti biasa setelah bangun kami memesan teh hangat & sarapan pagi untuk mengisi perut kami yang akan melakukan perjalanan jauh. Sambil menunggu Ibu penjual warung membuat pesanan, Admin berniat jalan jalan keluar untuk menyesuaikan tubuh dengan hawa dingin diluar. Dari belakang warung, terlihat Gunung Merapi yang masih berselimut kabut.
 |
| View merapi dari belakang Basecamp |
Setelah sarapan, kami melakukan brefing pendakian supaya di perjalanan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Di setiap pendakian kami selalu memilih siapa yang akan berjalan di paling depan atau biasa disebut Leader dan yang berjalan yang paling belakang atau biasa disebut sweeper. Dan kami memutuskan Kevi yang berjalan paling depan dan Dipta yang menjadi sweeper. Memilih Leader dan sweeper sangat penting dilakukan di sebuah pendakian karena akan memudahkan me manage atau mengatur anggota selama pendakian. Setelah persiapan semua sudah selesai, kami telah siap melakukan pendakian. Sebelum mendaki kami berdoa supaya tidak ada masalah selama pendakian dan semoga di beri kemudahan. Setelah berdoa, perjalanan pun dimulai.
 |
| Siap nanjak |
Kami berjalan pukul 08.00 WIB. Trek awal yang harus kami lewati ternyata langsung nanjak sob. Kami melewati perkebunan penduduk dengan jalan yang