Mungkin tak
setinggi gunung Rinjani
Tak segagah
puncak Mahameru,
Tak sefenomenal gunung Merapi,
Kecil,
mungil tapi memiliki keindahan yang tak kalah dari gunung lainya
Benar,
Andong namanya
Kali ini
admin akan bercerita tentang perjalanan admin ke gunung andong. Gunung ini terletak di Kabupaten Magelang.
Gunung ini mempunyai ketinggian 1726 mdpl. Mungkin terbilang sangat mungil
dibandingkan gunung gunung di sekitarnya. Trek juga cukup dibilang mudah, bisa
untuk dibuat pemanasan untuk pemula seperti admin ini hehe.
Waktu itu
kami berencana untuk tik tok saja karena
estimasi waktu sampai puncak bisa
dicapai hanya dengan memakan waktu 2 jam. Kami tidak membawa tenda dan hanya
membawa perbekalan yang tidak banyak. Logistik cuman mie dan makanan ringan. Setelah
packing packing kami memutuskan untuk berangkat ke basecamp andong jam 22.45
dari Yogyakarta.
Akhirnya
setelah satu setengah jam perjalanan kami sampai di basecamp andong. Kami
memilih basecamp yang biasa orang orang liwati, yaitu basecamp sawit. Sebenarnya
admin dulu waktu masih awal awal kuliah di Jogja tahun 2015, admin sudah pernah
naik kesini. Waktu itu masih memakai sandal japit karena admin pikir waktu itu
cuman pendek tapi ternyata waktu udah turun kaki lecet semua hehe.
Setelah
beristirahat sebentar dan bersiap untuk nanjak, akhirnya kami memutuskan nanjak
pukul 02.00, berharap sampai puncak subuh. Setelah melewati pintu selamat
datang trek masih berupa cor cor an. Berbeda
dengan tahun 2015 yang dulu masih berupa tanah dan beum di bangun gapura
Selamat Datang. Perjalanan menuju pos 1 sampai puncak bisa dibilang sangat
lancar. Tanjakan tanjakan tidak terlalu curam karena mungkin kita trek malam
dan tidak terlau panas. Akhirnya pukul 4 pagi kita sampai puncak.
| Merbabu dan Merapi |
Gunung
andong ini terdapat 3 puncak yaitu puncak makam, puncak andong dan puncak alap
alap. Rencananya kita mau bersantai di puncak alap alap tetapi karena temen
temen admin sudah terlalu nyaman di dalam warung, kita akhirnya bersantai di
puncak andong. Sebenarnya waktu itu ingin tidur tapi nanggung karena sudah
subuh. Akhirnya kami pun bersantai diluar sambil menyalakan kompor untuk
memasak kopi dan mie sambil memainkan gitar yang sengaja kami bawa dari
kontrakan.
Setelah
sholat subuh, kami bersiap menyambut sunrise pagi sambil menyiapkan kamera
untuk siap cekrek cekrek. Di puncak andong ini kita bisa melihat gagahnya
gunung merbabu yang berada tepat di depan mata, sampingnya terlihat jelas juga
gunung merapi. Gunung Sumbing dan Sindoro juga terlihat gagah dari kejauhan,
gunung telomoyo juga tidak mau kalah dengan yang lainya. Memang bisa dibilang
gunung mungil ini sangat cocok untuk menikmati panorama gunung gunung di jawa
tengah. Jika beruntung juga bisa melihat gunung lawu dan gunung slamet yang
terletak sangat jauh dari gunung andong ini. Diatas juga terdapat beberapa
warung yang memanjakan para pendaki, mereka menyediakan tempat isturahat serta
makanan dan minuman untuk para wisatawan yang naik. Disini juga tedapat
jembatan setan, jembatan ini menghububgkan Puncak andong dan puncak Alap alap. Jika mau menyeberang jembatan ini juga
harus butuh keberanian, karena kiri kanan jembatan ini sudah jurang. Setelah
berfoto foto ria, pukul 9 pagi kami memutuskan untuk turun karena waktu itu
adalah hari jumat dan kalau kelamaan diatas juga sangat panas, admin udah hitam
malah nanti tambah hitam kalo kelamaan diatas hehehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar