sekedar corat - coret
Minggu, 30 Juli 2017
Merapi Setengah Tik-Tok
Kali ini Saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman pendakian saya beberapa bulan lalu kalo tidak salah di bulan Februari. Bisa dibilang latepost sih hehe maklumlah admin kemarin masih sibuk kuliah & masih banyak tanggungan tugas dari Dosen.
Oke lanjut,
Gunung Merapi merupakan gunung aktif yang berada di perbatasan antara Magelang, Klaten dan Boyolali. Gunung ini terbilang sangat aktif dan sampai sekarang pun masih mengeluarkan gas atau belerang. Terakhir gunung ini mengeluarkan erupsi besar di tahun 2010 yang memakan korban lumayan banyak termasuk juru kunci Gunung Merapi yaitu Mbah Maridjan. Ada 2 rute yang bisa ditempuh yaitu rute via New Selo di magelang dan Via Basecamp Sapuangin di Klaten. Tapi rute yang di rekomendasikan yaitu
Selasa, 28 Maret 2017
Gunung Andong
Mungkin tak
setinggi gunung Rinjani
Tak segagah
puncak Mahameru,
Tak sefenomenal gunung Merapi,
Kecil,
mungil tapi memiliki keindahan yang tak kalah dari gunung lainya
Benar,
Andong namanya
Kali ini
admin akan bercerita tentang perjalanan admin ke gunung andong. Gunung ini terletak di Kabupaten Magelang.
Gunung ini mempunyai ketinggian 1726 mdpl. Mungkin terbilang sangat mungil
dibandingkan gunung gunung di sekitarnya. Trek juga cukup dibilang mudah, bisa
untuk dibuat pemanasan untuk pemula seperti admin ini hehe.
Waktu itu
kami berencana untuk tik tok saja karena
Senin, 23 Januari 2017
Dunia Pendakian Berduka
oke, disini mau sedikit review tentang dua kejadian yang menimpa pendaki pendaki tersebut. Ada 2 yang mau admin bahas disini, yang pertama kejadian di Gunung Sumbing dan yang kedua di Gunung Lawu
Kejadianya pada Sabtu tanggal 21 Januari 2017, ada 4 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ingin mendaki Gunung Sumbing Via Butuh, Kaliangkrik. Kronologinya, korban dan 3 temanya yang lain mulai mendaki pukul 08.00 pagi, pukul 13.00 korban terpeleset di tebing ketinggian 10 meter, melihat kejadian itu teman dan pendaki lainya turun langsung melapor ke basecamp butuh. Dan saat itu juga tim basecamp butuh (11 orang) langsung naik ke sungai no. 2 pos 2 untuk melakukan evakuasi. Pukul 15.30 korban diangkat dan di evakuasi menggunakan tandu darurat, korban mengalami cidera luka pada kepala bagian belakang. Pukul 18.00 evakuasi korban sampai di basecam dan korban dinyatakan meninggal dunia. Pukul 18.35 korban dibawa ke puskesmas kaliangkrik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Korban bernama Bramantyansyah (19), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Menurut admin, Bulan bulan seperti ini sangat tidak disarankan untuk naik gunung. Curah hujan yang besar ditambah lagi kalo badai di gunung, rasanya malas sekali sob, admin ingat ketika 2 tahun lalu admin naik Gunung Sindoro. Dari pos 3 sampai puncak tidak bertemu
Rabu, 11 Januari 2017
Gunung Merbabu Via Gancik (Selo)
yap setelah lama vakum akhirnya Admin berniat lagi untuk sekedar corat coret bercerita tentang perjalanan perjalanan Admin. Sebelumnya Admin mau sedikit curhat, kemarin ada yang tanya kepada Admin, katanya "kenapa suka banget sih naek gunung ? udah capek, ngabisin duit & ngabisin waktu lagi" mungkin pertanyaan pertanyaan tersebut sudah gak asing lagi di telinga temen temen yang hobinya sama kayak Admin. Memang admin juga ngakuin naik gunung itu capek, nguras duit & nguras waktu, tapi biasanya yang tanya begitu mereka belum ngerasain asyiknya naik gunung sih. Oke Admin jawab, naik gunung itu bukan sekedar dapetin puncak & ber selfie ria, dengan naik gunung kita bisa dapet pengalaman baru, temen baru & masih banyak lagi lah, ntar Admin kasih entri sendiri di artikel selanjutnya tentang alasan naik gunung.
Oke, sekarang Admin mau sedikit bercerita tentang perjalanan admin sama temen temen beberapa waktu lalu naik Gunung Merbabu. Sebenernya sebelumnya udah pernah naik gunung ini, tapi kalo bagi admin gunung yang satu ini emang bikin kecanduan. Meski udah pernah tapi selalu bikin pingin naik kesana lagi.
Awalnya ada salah satu temen yang ngajakin naik gunung, dibilang dia masih baru kedua kali ini naik gunung. Dia ngajak naik gunung tapi yang gampang, terus Admin mikir mikir gunung mana yang trek nya ga terlalu terjal & pemandangannya ciamik. Langsung terpikir Gunung Merbabu ini. Setelah hari & tanggal fix kami mempersiapkan peralatan. Waktu itu Admin juga ngajak pasukan kontrakan, kebetulan di kontrakan temen temen admin juga punya hobi naik gunung. Admin juga nyari temen cewe buat nemenin temen admin yang ngajakin tadi. Akhirnya kami naik 10 orang yang 2 cewek. Kami membawa 3 tenda dan 1 flysheet buat jaga jaga kalo diatas nanti ujan karena waktu itu cuaca juga lagi musim musim nya ujan.
Pagi nya kami sendiri mempersiapkan apa yang harus dibawa. Kalo ga salah waktu itu kita pake 5 carrier & 4 daypak. Di rencana awal kami mau naik merbabu biasanya yaitu lewat Selo. Tapi menurut informasi, sekarang di selo terdapat satu jalur baru yaitu jalur Gancik. Gancik sendiri merupakan tempat wisata di lereng gunung Merbabu. Setelah tanya tanya informasi tentang jalur jalur tersebut, akhirnya kami memutuskan lewat gancik. Di jalur ini nantinya akan bertemu dengan Pos 3 jalur selo yang lama.
Sekitar pukul 10 malam kami sampai di salah satu camp Merbabu Via Gancik. Disini sudah mulai tersa hawa dinginnya gunung sob. Admin yang sudah lama ga naik gunung waktu itu kaget karena udah lama ga ngerasain hawa gunung. Di tempat kami camp juga menyediakan beberapa makanan. langsung saja kami memesan beberapa makanan dan minuman hangat & duduk di dekat perapian menghangatkan diri sambil sedikit bertanya tanya kepada penjual warung. Kata Ibu penjual warung, jalur Gancik ini masih beberapa bulan dibuka, tapi pengunjung sudah banyak yang tertarik mendaki lewat jalur sini. Setelah puas bertanya dan makanan & minuman kami sudah habis, kami langsung tidur untuk menjaga kondisi fisik supaya besok paginya segar lagi.
Seperti biasa setelah bangun kami memesan teh hangat & sarapan pagi untuk mengisi perut kami yang akan melakukan perjalanan jauh. Sambil menunggu Ibu penjual warung membuat pesanan, Admin berniat jalan jalan keluar untuk menyesuaikan tubuh dengan hawa dingin diluar. Dari belakang warung, terlihat Gunung Merapi yang masih berselimut kabut.
Setelah sarapan, kami melakukan brefing pendakian supaya di perjalanan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Di setiap pendakian kami selalu memilih siapa yang akan berjalan di paling depan atau biasa disebut Leader dan yang berjalan yang paling belakang atau biasa disebut sweeper. Dan kami memutuskan Kevi yang berjalan paling depan dan Dipta yang menjadi sweeper. Memilih Leader dan sweeper sangat penting dilakukan di sebuah pendakian karena akan memudahkan me manage atau mengatur anggota selama pendakian. Setelah persiapan semua sudah selesai, kami telah siap melakukan pendakian. Sebelum mendaki kami berdoa supaya tidak ada masalah selama pendakian dan semoga di beri kemudahan. Setelah berdoa, perjalanan pun dimulai.
Kami berjalan pukul 08.00 WIB. Trek awal yang harus kami lewati ternyata langsung nanjak sob. Kami melewati perkebunan penduduk dengan jalan yang
Oke, sekarang Admin mau sedikit bercerita tentang perjalanan admin sama temen temen beberapa waktu lalu naik Gunung Merbabu. Sebenernya sebelumnya udah pernah naik gunung ini, tapi kalo bagi admin gunung yang satu ini emang bikin kecanduan. Meski udah pernah tapi selalu bikin pingin naik kesana lagi.
Awalnya ada salah satu temen yang ngajakin naik gunung, dibilang dia masih baru kedua kali ini naik gunung. Dia ngajak naik gunung tapi yang gampang, terus Admin mikir mikir gunung mana yang trek nya ga terlalu terjal & pemandangannya ciamik. Langsung terpikir Gunung Merbabu ini. Setelah hari & tanggal fix kami mempersiapkan peralatan. Waktu itu Admin juga ngajak pasukan kontrakan, kebetulan di kontrakan temen temen admin juga punya hobi naik gunung. Admin juga nyari temen cewe buat nemenin temen admin yang ngajakin tadi. Akhirnya kami naik 10 orang yang 2 cewek. Kami membawa 3 tenda dan 1 flysheet buat jaga jaga kalo diatas nanti ujan karena waktu itu cuaca juga lagi musim musim nya ujan.
Pagi nya kami sendiri mempersiapkan apa yang harus dibawa. Kalo ga salah waktu itu kita pake 5 carrier & 4 daypak. Di rencana awal kami mau naik merbabu biasanya yaitu lewat Selo. Tapi menurut informasi, sekarang di selo terdapat satu jalur baru yaitu jalur Gancik. Gancik sendiri merupakan tempat wisata di lereng gunung Merbabu. Setelah tanya tanya informasi tentang jalur jalur tersebut, akhirnya kami memutuskan lewat gancik. Di jalur ini nantinya akan bertemu dengan Pos 3 jalur selo yang lama.
Sekitar pukul 10 malam kami sampai di salah satu camp Merbabu Via Gancik. Disini sudah mulai tersa hawa dinginnya gunung sob. Admin yang sudah lama ga naik gunung waktu itu kaget karena udah lama ga ngerasain hawa gunung. Di tempat kami camp juga menyediakan beberapa makanan. langsung saja kami memesan beberapa makanan dan minuman hangat & duduk di dekat perapian menghangatkan diri sambil sedikit bertanya tanya kepada penjual warung. Kata Ibu penjual warung, jalur Gancik ini masih beberapa bulan dibuka, tapi pengunjung sudah banyak yang tertarik mendaki lewat jalur sini. Setelah puas bertanya dan makanan & minuman kami sudah habis, kami langsung tidur untuk menjaga kondisi fisik supaya besok paginya segar lagi.
![]() |
| Maen kartu di Basecamp |
![]() |
| Sarapan |
Seperti biasa setelah bangun kami memesan teh hangat & sarapan pagi untuk mengisi perut kami yang akan melakukan perjalanan jauh. Sambil menunggu Ibu penjual warung membuat pesanan, Admin berniat jalan jalan keluar untuk menyesuaikan tubuh dengan hawa dingin diluar. Dari belakang warung, terlihat Gunung Merapi yang masih berselimut kabut.
![]() |
| View merapi dari belakang Basecamp |
![]() |
| Siap nanjak |
Jumat, 25 November 2016
Menyingkap Harta Tersembunyi di Pantai Prigi , Kabupaten Trenggalek
Dibalik
indah dan menariknya Pantai Prigi, Trenggalek ternyata menyimpan potensi
sumberdaya alam yang besar. Potensi ini berupa logam emas dan tembaga yang
tersebar di sekitar lokasi Pantai Prigi , Trenggalek. Diantara terjalnya perbukitan
dan indahnya Pantai Prigi disinilah letak potensi logam tersebut. Pada sekitar
tahun 2009 hingga 2014 bahkan perusahaan Australia mengajukan ijin usaha
pertambangan ke pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk melakukan kegiatan
eksplorasi di sekitar Pantai Prigi. Hal ini karena potensi logam emas dan
tembaga ini sangat besar dan tersebar dari ujung barat pulau jawa hingga pulau
Sumbawa di Nusa Tenggara. Jalur ini disebut dengan jalur mineralisasi logam
emas dan tembaga. Mulai dari Cibaliung di Banten,Pongkor di Bogor, Ciemas di
Sukabumi, hingga penemuan tambang emas yang terbaru Tumpang Pitu di Banyuwangi
sampai Batu Hijau dan Elang di Pulau Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Potensi emas
yang tersebar di Pantai Selatan inilah yang menjadi incaran perusahaan asing di
Indonesia.
Gambar 1. Jalur mineralisasi logam emas dan tembaga
sepanjang pantai selatan pulau jawa sampai nusa tenggara.
Perusahaan
yang melakukan eksplorasi di daerah Pantai Prigi ini bernama Arc Exploration.
Perusahaan asal Australia ini melakukan beberapa kegiatan antara lain
Sabtu, 20 Februari 2016
Trip To Rinjani
Gunung Rinjani adalah gunung yang terletak di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini adalah gunung berapi tertinggi nomor 2 di Indonesia dengan ketinggian 3726mdpl setelah Gunung Kerinci.Ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.
Kali ini saya akan bercerita
tentang pengalaman saya mendaki puncak Dewi Anjani tersebut. Persiapan saya
terbilang sangat mendadak, karena saya diajak oleh bibi saya hanya sekitar 1
bulan sebelum pendakian. Awalnya saya ragu – ragu, karena pendakian dimulai
tanggal 13 Desember dan sangat mepet sama Ulangan Semester. Tapi setelah saya
pikirkan lagi, ini adalah kesempatan saya untuk mencari pengalaman di Gunung
tersebut.
Persiapan mulai saya lakukan,
mulai dari peralatan seperti tongkat gunung, sarung tangan, jaket gunung,
sepatu, sandal sleeping bag, syal, tas carier dan masih banyak lagi. Bukan
hanya persiapan peralatan saja, persiapan fisik terbilang sangat penting bila
ingin sampai puncak Rinjani ini, mulai dari joging setiap pagi hari dan makan
yang teratur.
Setelah Ulangan Semester
selesai, dan sudah menyelesaikan beberapa pelajaran yang remidi, saya mulai
bersiap siap barang yang akan saya bawa. Di setiap pendakian, packing yang
benar juga sangat penting untuk
Minggu, 26 April 2015
Dan Masa Itu Akan Habis
Asalamualaikum..
Banyak orang yang bilang, Masa SMA
adalah masa paling indah. Masa dimana kita bisa mengerti arti sebuah
persahabatan. Masa yang tak kan pernah terlupakan. Saya pun sekarang merasakan
hal itu. Jika ditanya masa apakah yang paling menyenangkan sampai sekarang ?
Saya pun akan menjawab Masa SMA, karena Pada masa SMA ini kita bisa mengerti
arti persahabatan yang sebenarnnya.
Mungkin banyak yang bertannya “Mengapa Saya
tiba – tiba memposting artikel ini ?” Karena pada waktu saya menulis artikel
ini, Saya sadar, Saya akan
Langganan:
Komentar (Atom)










